Kalibrasi temperature pada PT100

 Abstrak  Kalibrasi temperatur berupa PT100 maupun thermocouple dapat menggunakan metode perbandingan maupun simulasi.  Metode perbandingan digunakan dengan cara membandingkan kalibrator standar berupa es batu maupun air mendidih  terhadap indikator digital controller E5EK Omron. Data pengukuran temperatur dihitung melalui ketidakpastian standar,  ketidakpastian master, ketidakpastian gabungan, dan ketidakpastian terentang. Hasil data pengukuran dibuat Simulasi  dengan manipulasi data pada indikator digital controller E5EK Omron dengan cara mencari InsL dan InsH untuk  menentukan nilai nominal temperatur.  Abstract  Temperature Calibration of PT100 and Thermocouple. The method of comparison used by comparing the calibrator  standard form of ice cubes and boiling water to E5EK Omron controllers digital indicators. Temperature measurement  data is calculated through a standard uncertainty, uncertainty master, uncertainty and uncertain...

Jenis-jenis valve dan fungsinya

 Selamat malam saudara seperjuangan,,di malam yang sunyi ini saya mau berbagi tentang

macam2 valve dan fungsinya.Sebenarnya masih ada jenis valve yang jumlah nya sangat

banyak,tp ditinjau dari cara kerjanya akan tidak jauh dari type2 berikut ini....mari kita belajar

bersama yaa,,,,,

1. Gate Valve

Gate Valve adalah valve yang paling sering dipakai pada sistem perpipaan. Fungsinya untuk

membuka dan menutup aliran (on-off), tetapi tidak untuk mengatur besar kecil aliran (throttling).

Kelebihan Gate Valve, minimnya halangan/ resistan saat valve ini dibuka penuh, sehingga aliran

bisa

maksimal.

Gate Valve mengontrol aliran melalui badan valve yang berbentuk pipa, dengan sebuah

lempengan atau baji vertikal (lihat gambar dibawah ini) yang bisa bergeser naik turun saat handel

valve diputar. Valve ini didesain untuk posisi terbuka penuh, atau tertutup penuh. Jika valve ini

dalam keadaan setengah terbuka, maka akan menyebabkan pengikisan pada badan valve, dan

turbulensi aliran zat bisa menyebabkan getaran pada baji valve sehingga menghasilkan suara

gemeretak.

2. Globe Valve

Globe Valve biasanya digunakan pada situasi dimana pengaturan besar kecil aliran

(throttling)

diperlukan. Dengan mudah memutar handel valve, besarnya aliran zat yang melewati valve bisa

diatur.

Dudukan valve yang sejajar dengan aliran, membuat globe valve efisien ketika mengatur besar

kecilnya aliran dengan minimum erosi piringan dan dudukan. Namun demikian tahanan didalam

valve cukup besar.

Desain Globe Valve yang sedemikian rupa, memaksa adanya perubahan arah aliran

zat didalam valve, sehingga tekanan menurun drastis dan menyebabkan turbulensi di dalam valve

itu

sendiri. Dengan demikian, Globe Valve tidak disarankan diinstal pada sistem yang menghindari

penurunan tekanan, dan sistem yang menghindari tahanan pada aliran.

3. Angle Valve

Sama seperti globe valve, angle valve juga digunakan pada situasi dimana pengaturan

besar

kecil aliran diperlukan (throttling). Namun angle valve di buat dengan sudut 90°, hal ini untuk

mengurangi pemakaian elbow 90° dan fitting tambahan.

4. Check Valve

Check Valve memiliki perbedaan yang signifikan dari Gate Valve dan Globe Valve. Valve ini

di

disain untuk mencegah aliran balik. Ada beberapa jenis check valve, tapi ada 2 jenis yang paling

umum yaitu Swing Check dan Lift Check. Swing Check Valve biasanya dipasangkan dengan Gate

Valve, sedangkan Lift Check Valve oleh beberapa pabrikan digunakan untuk menggantikan fungsi

Ball Valve sebagai Ball Check Valve. Check Valve tidak menggunakan handel untuk mengatur

aliran, tapi

menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Karena fungsinya yang dapat

mencegah aliran balik (backflow) Check Valve sering digunakan sebagai pengaman dari sebuah

equipment dalam sistem perpipaan. lihat gambar di bawah ini.....kalau type pencegah aliran

juga,,tp ada handle nya,namanya itu SDNR valve,,,,

5. Ball Valve

Ball Valve adalah alternatif murah dari jenis valve-valve yang lain. Ball valve menggunakan

bola logam yang tengahnya ada lubang tembus, diapit oleh dudukan valve untuk mengontrol

aliran.

Sering dipakai pada proses hydrocarbon, ball valve mampu mengatur besar kecil aliran gas dan

uap

terutama untuk tekanan rendah. Valve ini dapat dengan cepat ditutup dan cukup kedap untuk

menahan

fluida/ zat cair. Ball valve tidak menggunakan handwheel, tetapi menggunakan ankle untuk

membuka atau menutup valve dengan sudut 90°. Disainnya yang simpel, meminimalkan turunnya

tekanan pada saat valve dibuka penuh.lihat gambar di bawah ini...

6.Butterfly Valve

Butterfly Valve memiliki bentuk yang unik jika dibandingkan dengan valve-valve yang lain.

Butterfly menggunakan plat bundar atau wafer yang dioperasikan dengan ankel untuk posisi

membuka

penuh atau menutup penuh dengan sudut 90°. Wafer ini tetap berada ditengah aliran, dan

dihubungkan ke ankel melalui shaft. Saat valve dalam keadaan tertutup, wafer tersebut tegak

lurus

dengan arah aliran, sehingga aliran terbendung, dan saat valve terbuka wafer sejajar/ segaris

dengan

aliran, sehingga zat dapat mengalir melalui valve.

Batterfly valve memiliki turbulensi dan penurunan tekanan (pressure drop) yang minimal.

Valve

ini bagus untuk pengoperasian on-off ataupun throttling, dan bagus untuk mengontrol aliran zat

cair

atau gas dalam jumlah yang besar. Namun demikian valve ini biasanya tidak memiliki kekedapan

yang

bagus, dan harus digunakan pada situasi/ sistem yang memiliki tekanan rendah (low-

pressure).lihat gambar di bawah ini....

7. Relief Valve

Relief valve memiliki fungsi yang sangat berbeda dari valve-valve yang lain. Valve ini

didisain

khusus untuk melepas tekanan berlebih yang ada di equipment dan sistem perpipaan. Untuk

mencegah

kerusakan pada equipment, dan lebih penting lagi cedera pada pekerja, relief valve dapat melepas

kenaikan tekanan sebelum menjadi lebih ekstrim.

Relief valve menggunakan pegas baja (lihat gambar di bawah ini), yang secara otomatis akan

terbuka jika tekanan mencapai level yang tidak aman. Level tekanan pada valve ini bisa diatur,

sehingga bisa ditentukan pada level tekanan berapa valve ini akan terbuka. Ketika tekanan

kembali normal, relief valve secara otomatis akan tertutup kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dasar teori PLC

Cara menjadi technician instrument